Minggu, 30 Oktober 2016

Bakpia Pathuk


Bakpia Pathuk
Bakpia adalah makanan yang terbuat dari campuran kacang hijau dan gula yang dibungkus dengan kulit yang terbuat dari tepung kemudian dipanggang. Saat ini isi bakpia sangat bervariasi, tidak hanya bersisi kacang hijau saja namun kita juga bisa menemukan bakpia dengan isian keju, coklat, kacang merah, kumbu hitam, dll.

Penganan bakpia sangat lekat denga kota Yogyakarta. Daerah yang sangat terkenal sebagai sentral pembuatan Bakpia adalah Pathuk. Disana kita bisa menemukan banyak toko dan rumah yang menjajakan bakpia beserta aneka oleh-oleh khas Yogyakarta.

Bahan:

Bahan Untuk Kulit Bakpia Pathuk Yogyakarta:
  • 100 gr tepung terigu
  • garam secukupnya
  • minyak kelapa secukupnya

Bahan Untuk Isi Bakpia Pathuk Yogyakarta:
  • 1,5 kg Kacang hijau tanpa kulit
  • 800 gr gula pasir
  • garam secukupnya

Cara Membuat Kulit Bakpia Pathuk Yogyakarta:
  1. Campur terigu, garam dan minyak. Uleni sampai menjadi adonan yang lembut, tidak lengket di tangan dan mudah dibentuk
  2. Ambil sedikit adonan (kurleb sebesar ukuran kelereng)
  3. Lebarkan tipis eperti membuat kulit martabak telur

Cara Membuat isi Bakpia Pathuk Yogyakarta:
  1. Rendam kacang hijau tanpa kulit selama 3 jam. kemudian tiriskan
  2. Rebus kacang hijau tanpa kulit tersebut sampai empuk.Buang airnya.
  3. Haluskan kacang hijau tanpa kulit beserta gula pasir dan garam dengan menggunakan blender
  4. Ambil sedikit adonan isi, bentuk bulat-bulat.

Penyelesaian dalam membuat bakpia pathuk Yogya:
  1. Ambil selembar kulit yang sudah dilebarkan tipis
  2. Isi dengan adonan isi
  3. Tutup dan bentuk menjadi bulat agak gepeng, pastikan semua adonan isi telah tertutup dengan kulit.
  4. Tata di loyang yang telah dioles margarin tipis.
  5.  Panggang sampai berwarna kuning kecoklatan dan matang.






https://carapedia.com/bakpia_pathuk_yogyakarta_info350.html
ia Pathuk Bagi yang mencari jajanan ringan berupa makanan khas Yogyakarta untuk oleh-oleh, dapat dengan mudah mendapatkannya di sepanjang jalan Pathuk. Di sepanjang jalan ini akan ditemui penjual berbagai makanan khas, terutama Bakpia yang terkenal dengan sebutan Bakpia Pathuk.(katalogkota)

Sumber :http://www.tipswisatamurah.com/2011/12/makanan-khas-jogya.html
Copyright: tipswisatamurah.com | tips wisata murah : home
akpia Pathuk Bagi yang mencari jajanan ringan berupa makanan khas Yogyakarta untuk oleh-oleh, dapat dengan mudah mendapatkannya di sepanjang jalan Pathuk. Di sepanjang jalan ini akan ditemui penjual berbagai makanan khas, terutama Bakpia yang terkenal dengan sebutan Bakpia Pathuk.(katalogkota)

Sumber :http://www.tipswisatamurah.com/2011/12/makanan-khas-jogya.html
Copyright: tipswisatamurah.com | tips wisata murah : home
akpia Pathuk Bagi yang mencari jajanan ringan berupa makanan khas Yogyakarta untuk oleh-oleh, dapat dengan mudah mendapatkannya di sepanjang jalan Pathuk. Di sepanjang jalan ini akan ditemui penjual berbagai makanan khas, terutama Bakpia yang terkenal dengan sebutan Bakpia Pathuk.(katalogkota)

Sumber :http://www.tipswisatamurah.com/2011/12/makanan-khas-jogya.html
Copyright: tipswisatamurah.com | tips wisata murah : home
Read More

Selasa, 11 Oktober 2016

Wedang Uwuh


Wedang Uwuh "Sedapnya bikin anget badan"


Resep Wedang Uwuh - Salah satu resep tradisional yang masih eksis sampai sekarang adalah resep minuman Wedang Uwuh. Wedang Uwuh merupakan minuman khas Imogiri, Kecamatan Bantul, Provinsi DIY. Pada awalnya wedang uwuh hanya ada di satu angkringan di dekat makam keluarga raja mataram saja, namun sekarang sudah banyak yang mengenal dan mengkonsumsi Wedang Uwuh diberbagai angkringan di Jogja bahkan sudah ada juga di daerah lain meski tidak sebanyak di Jogja. 
Asal kata uwuh berasal dari Bahasa Jawa, jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia adalah sampah dedaunan. Dalam perkembangannya, kata uwuh juga bermakna sampah secara umum, sehingga mengesankan kotor dan becek. Nama Wedang Uwuh justru mengundang orang untuk datang, karena penasaran akan kesegaran dan khasiat yang dimilikinya. Sedangkan kata wedang juga berasal dari Bahasa Jawa yang artinya adalah minuman. 
Sehingga Wedang Uwuh adalah minuman yang bahan bakunya dedaunan. Bahan bakunya rempah khas Indonesia, yaitu daun dan ranting cengkeh, daun pala, daun manis jangan, kayu secang, jahe, ditambah gula batu. Macam-macam rempah itu diseduh dengan air mendidih, kemudian diseruput sedikit demi sedikit. Air panas yang digunakan untuk menyeduh sebaiknya air mendidih yang dimasak di atas arang menggunakan anglo karena aromanya lebih nikmat dan panasnya lebih lama.
Selain enak ternyata Wedang Uwuh juga memiliki khasiatnya yang banyak. Wedang Uwuh dapat menyembuhkan batuk, capek, masuk angin, pegal, dan kembung, hal ini  dikatakan oleh Sudaryadi (40 tahun) anak sulung Ny Wajirah (58 tahun) cikal bakal munculnya Wedang Uwuh di situ. 
Ternyata bahan dan cara membuat Wedang Uwuh sangat mudah didapat dan sangat mudah dibuat. Bahkan sudah ada bahan-bahan Wedang Uwuh sachet dengan harga yang terjangkau sekitar 2000 sampai 7000 rupiah. Bagi anda yang sudah pernah merasakan kehangatan dan kenikmatan Wedang Uwuh tentu merasa ketagihan, terkecuali anda tidak suka olahan asli rempah-rempah. 
Wedang Uwuh paling nikmat diminum ketika malam hari karena disaat cuaca malam yang dingin dan anda meminum minuman yang hangat pasti terasa lebih baik. 
 

Bahan Resep Wedang Uwuh:

  1. 700 ml air.
  2. 40 gram serutan kayu secang kering.
  3. 50 gram gula batu atau gula pasir.
  4. 6 cm jahe , memarkan.
  5. 2 lembar daun kayu manis kering.
  6. 3 lembar daun cengkeh kering.
  7. 3 lembar daun pala kering.
  8. 10 butir cengkeh atau batang cengkeh kering. 

Cara Membuat Resep Wedang Uwuh :

  1. Bakar jahe, lalu dimemarkan.
  2. Tuang air dalam panci. Masukkan jahe, cengkeh atau batang cengkeh, daun cengkeh, daun kayu manis, daun pala, serutan kayu secang, jahe, dan gula batu.
  3. Masak dengan api sedang hingga mendidih.
  4. Rebus selama kurang lebih 15 menit.
  5. Angkat dan saring (Bisa juga dihidangkan tanpa disaring).
  6. Tuang ke dalam gelas, lalu hidangkan hangat.
 Selamat mencoba dan menikmati. :)
 
 

sumber : http://zonamakan.blogspot.co.id/2014/09/resep-wedang-uwuh-asli-imogiri.html
Read More

Minggu, 09 Oktober 2016

About


TENTANG KAMI

aniskuliner.blogspot.co.id merupakan blogger yang menyajikan berbagai kuliner khas kota Yogyakarta. Di blog aniskuliner ini Anda bisa mencari informasi seputar makanan, minuman, kudapan, snack dan sup khas kota Yogyakarta. Harapan kami semoga blog ini bisa bermanfaat bagi Anda para pencinta kuliner. Jangan lupa bagi Anda yang senang travelling ke kota Jogja, tidak komplit rasanya apabila Anda belum mencicipi kuliner Jogja. Selamat mencoba dan jangan lupa koment ya.. terima kasih




Read More

Minggu, 02 Oktober 2016

Sup Kembang Waru


 
Sup Kembang Waru

Sup "Kembang Waru" merupakan salah satu sup khas Yogyakarta. Anda bila menemui Sup ini sangat mudah di kota Yogyakarta terutama di pasar kuliner Yogyakarta.
Sup kembang waru ini ialah makanan yang di sajikan ketika ada hajatan-hajatan pengantin di Yogyakarta. Tidak banyak sup ini dijual di luar acara tersebut. Sup ini disediakan oleh seorang pedagang dengan pengunjung tiap hari cukup banyak. Sup ini akan ditemukan di lantai dua bagian tengah bangunan di food court pasar Beringharjo.
Anda jangan lupa mencoba Sup ini, rasanya yang khas, gurih dan sedap dan kuah yang segar sup sini menjadi favorit kuliner Jogja. jangan lupa Anda mampir di pasar Beringharjo untuk mencicipi Sup ini. Dijamin ketagihan... 
Read More

Selasa, 27 September 2016

Emping Mlinjo Khas Jogja

Emping Mlinjo
Emping Jumbo (Khas Jogja) berdiameter lingkaran lembaran emping 13-15 cm. Dalam satu kilogramnya berisi 39 - 41 lembar emping. Dalam satu lembaran emping Jumbo terbuat dari beberapa butir biji melinjo sehingga memiliki ketebalan yang lebih daripada emping biasa yang hanya terdiri dari 1-5 butir biji melinjo.

Emping Jumbo sangat enak untuk disantap saat makan nasi atau dicocol dengan bumbu rujak atau dicampur ke dalam menu-menu kuah (soto, bakso, dll)
Menyediakan emping melinjo khas jogja untuk oleh-oleh keluarga anda dirumah.

Terdapat 3 variasn rasa:
-Rasa asin
-Rasa manis
-Rasa pedas

Diproduksi 100% dari melinjo murni tanpa bahan pengawet dan bahan kimia apapun, proses pembuatan masih dengan cara tradisional (ditumbuk) bukan menggunakan mesin untuk menjaga ciri khas rasa emping.

Wisata ke Jogja jangan lupa untuk mampir membeli oleh-oleh untuk keluarga di rumah. Anda bisa menikmati cemilan khas Jogja Emping Mlinjo dengan berbagai varian rasa.

Sumber : https://www.tokopedia.com/rheconda/emping-jumbo-khas-jogja
https://www.jualo.com/yogyakarta/godean/lain-lain/emping-melinjo-oleh-oleh-khas-jogja
Read More

Perawan Kenes

Kudapan "Perawan Kenes" Khas Jogja



Salah satu kudapan favorit raja kasultanan Yogyakarta adalah Perawan Kenes. Perawan kenes atau bisa diartikan 'Gadis Genit' ini menurut informasi menjadi makanan ringan kesukaan Sri Sultan Hamengku Buwono VIII dan IX. Makanan tradisional ini terbuat dari pisang kepok dan dibakar. Disajikan dengan santan kental, makanan ini bercitarasa manis dan gurih. 
Kalau Anda mengunjungi kota Jogja jangan lupa mampir dan nikmati kuliner jogja. Pasti Anda dijamin ketagihan dan betah banget mencicipi kudapan khas jogja. Menikmati dengan minum teh hangat, tentu saja akan lebih nikmat dan komplit. Apalagi menikmati kudapan bersama keluarga tentunya akan lebih komplit dan benar-benar maknyuuusss...

Berikut resep cara pembuatan "Perawan Kenes" makanan khas Jogja :
 
Bahan-bahan:
  • 10 buah pisang raja
  • 100 ml santan kental
  • 4 lembar daun pandan
  • 40 gr gula merah
  • tusuk sate panjang dari bambu
  • garam secukupnya
Cara membuat:
Panaskan santan dengan dicampur gula dan sejumput garam dengan api kecil sambil diaduk agar santan tidak pecah dan hingga mengental. Potong atau ikat 2 lembar daun pandan dan masukkan ke dalam santan. Aduk hingga harum.
Kupas pisang dan belah memanjang di tengah, namun tidak sampai terputus. Siapkan kukusan, lapisi dengan daun pisang, masukkan daun pandan dan kukus pisang selama 15 menit.
Ambil satu per satu pisang, bukan belahan dan masukkan santan kental untuk isian. Tutup pisang, jepit dengan tusuk bambu, (agar tidak jatuh, bisa juga diikat dengan daun pisang di tengahnya)
Bakar sebentar, bubuhkan lagi santan pada pisang. Bakar lagi hingga hingga agak terpanggang.
Siap dinikmati hangat dengan teh atau kopi. Nah, mau merasakan makanan khas Yogyakarta kesukaan Sri Sultan Hamengku Buwono IX? Coba Perawan Kenes yang satu ini ya.

sumber :http://lifestyle.okezone.com
              http://www.vemale.com



Read More

Wedang Ronde

  Wedang Ronde Bikin Tubuh Hangat...



Pernah nyobain gak minuman yang satu ini? Biasanya nih, wedang ronde paling cocok kalo di-sruput saat malam hari, di tengah udara dingin yang menerpa, karena minuman ini siap untuk menghangatkan malam-malam kamu di Jogja.
Oh ya, sebenarnya, minuman ini boleh dikatakan bukan asli Jogja sih, tetapi lebih merupakan perpaduan budaya kuliner Tionghoa dan Indonesia, lalu diracik ulang agar sesuai dengan lidah warga Yogyakarta.


Wedang Ronde, salah satu minuman khas Jogja
Ronde di negara asalnya, lebih dikenal dengan sebutan Tang Yuan.
Isinya apa aja ya? Wedang ronde dibuat dari sari jahe yang dicampur dengan gula, dan tak lupa ada bola-bola kacang tanah giling dengan rasa manis, sebagai pemanis dari hangatnya jahe.
Proses pembuatannya pun mudah. Kacang tanah giling tersebut terbungkus kulit yang dibuat dari beras ketan, yang ada kemiripan bentuk dengan onde-onde. Yang membedakan adalah isi wedang ronde ini ukurannya lebih kecil, dan tidak ada biji wijennya.

Bahan Ronde :
  • 100 gr tepung ketan
  • pewarna makanan secukupnya sesuai selera
  • 120 ml air panas
  • 1/4 sendok teh garam
Bahan Isi :
  • 75 gr kacang tanah goreng ( haluskan )
  • 75 gr gula pasir
Bahan Kuah :
  • 350 ml air
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai ( memarkan )
  • 200 gr gula merah ( sisir halus )
  • 150 gr jahe ( memarkan )
Resep Membuat Wedang Ronde Hangat Khas Yogyakarta :
  1. campur semua bahan ronde menjadi satu kemudian uleni dengan tangan sampai kalis, sisihkan
  2. campur kacang tanah dan gula pasir, aduk sampai tercampur rata
  3. bagi adonan ronde menjadi 3 bagian lalu beri pewarna berbeda pada kedua bagian dan satu bagian biarkan warna putih
  4. ambil adonan setiap satu sendok makan lalu masukkan bahan isi kemudian bentuk bulat (lakukan sampai selesai )
  5. rebus ronde yang sudah dibentuk bulat dalam air yang mendidih sampai matang dang mengapung
  6. rebus gula merah dengan air lalu masukkan daun jeruk, batang serai dan jahe sampai mendidih dan matang
  7. tuang kedalam mangkuk saji dan beri bulatan ronde lalu siap untuk dinikmati
Selamat mencoba resep wedang ronde dan selamat menikmati ya.. sruput sruput enak'e nggak ketulungan.. sedap dan bikin badan hanyat.

Read More